Selain sejarah, anak-anak Brengosan sering dihibur dengan dongeng-dongeng
penuh makna yang diceritakan di bawah pohon sawo atau di balai dusun saat malam tiba.
Salah satu dongeng populer adalah “Kancil dan Burung Merak”. Cerita ini mengisahkan
seekor kancil cerdik yang bertemu dengan burung merak yang sombong di tepi sawah
Brengosan. Merak, yang bangga dengan bulu ekornya yang indah, mengejek kancil
karena penampilannya yang sederhana. Namun, ketika merak tersesat di hutan lebat dekat
dusun, kancil dengan kecerdasannya membantu merak kembali ke jalan yang benar.
Sebagai imbalannya, merak belajar untuk rendah hati dan menghargai kebaikan hati.
Dongeng ini, yang sering disampaikan dengan iringan tawa dan tepuk tangan anak-anak,
mengajarkan nilai kerendahan hati, kerja sama, dan pentingnya saling membantu, yang
menjadi inti kehidupan masyarakat Brengosan.