Rumah milik Fajar Krismasto merupakan bangunan dengan arsitektur tradisonal Jawa tipe Joglo, yang terletak di Dusun Karanglo, Donoharjo, Ngaglik. Mempunyai empat sakaguru di bagian pamidhangan dengan atap brunjung, dan 12 saka pananggap di keempat sisinya. Di ketiga sisi, depan dan samping kiri – kanan terdapat emper. Saka emper terdapat Bahu Danyang untuk menahan cukit. Joglo ini mempunyai lantai Jerambah untuk bagian Pamidhangan dan Pananggap, dan Jogan pada bagian Emper. Di bagian depan dengan dinding dari kayu atau biasa disebut gebyok, sedangkan di bagian lain dengan tembok. Lantainya menggunakan tegel warna abu-abu, dikombinasikan dengan tegel motif di bagian pamidhangan dan pananggap. Usuk dipasang dengan sistem Paniyung, yaitu sistem pemasangan usuk sejajar dengan dudur atau jurai. Di bagian belakang Joglo terdapat Pringgitan dengan bentuk atap Limasan. Di sekeliling Joglo dan Pringgitan terdapat bangunan untuk tempat tinggal, dengan atap kampung dan limasan.

RumahTradisional Jawa Joglo  milik Fajar Krismasto, dibangun oleh Soerodimedjo (Eyang buyut Fajar Krismasto, seorang Lurah Desa), semula berbentuk limasan. Kemudian dilakukan rehabilitasi menjadi bangunan tradisional dengan tipe Joglo dan digunakan sebagai Kantor Kalurahan Karanglo, tempat pertemuan, pertunjukan kesenian dan kegiatan sosial lainnya. Pada masa perang kemerdekaan, rumah ini digunakan sebagai markas pejuang dan tempat pengungsian Agresi Militer II.

Rumah Joglo milik Bapak Fajar Krismasto telah ditetapkan sebagai cagar budaya dengan SK Bupati 14.7/Kep.KDH/A/2017 pada tanggal 6 Febuari 2017.